TKN94.COM,Rohul. – . SMAN 4 Tambusai Utara gelar FESTIVAL PANEN KARYA Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ( P5 ) , Tema : Berani – bermimpi , berani beraksi , berani berinovasi menuju Indonesia emas pada Selasa ( 26/11/2024 ) pukul 9.00 wib , bertempat di SMAN 4 Tambusai Utara Rokan Hulu Riau .
Tampak Hadir Medayanti ,S.Pd kepsek SMAN 4 Tambut , Walekson Hutabalian ,S.Pd wakepsek , Sihata Nababan ,M.Pd ketua panitia bersama anggota , Srihartati ,S.Pd koordinator P5 festival panen karya , staf pengajar SMAN 4 Tambut , Jarno komite sekolah , Kadus ,RT ,RW , dan wali murid .

Protokol Bilqis & Natanael kelas Xl .
Acara di awali dengan menyanyikan lagu lndonesia raya .
Doa : Susanto ,D.Pdi.
Pembacaan ayat suci Alquran oleh Rezi Ihsan & hidayah siswi kelas Xll
Seling kegiatan tari
Pantauan awak media tampak : 12 Stand : kuliner kebudayaan dan ke Wirausahaan dari siswa/i SMAN 4 Tambusai Utara .

Sihata Nababan ,M.Pd ketua panitia – penanggung jawab , ucapkan terima kasih kepada tamu undangan , mohon maaf atas kekurangan penyambutan maupun tempat yang kurang , terima kasih kepada kepala sekolah ibu Medayanti ,S.Pd yang telah membimbing maupun telah men Suport atas terlaksana nya kegiatan P5 pada hari ini , juga wali murid serta majelis guru.dan para murid yang telah bekerjasama dalam hal ini , moga lancar dan sukses sampai akhir , inti nya kegiatan kita adakan adalah untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila terhadap anak didik kita , untuk inilah bukti nyata karya positif menuju generasi emas , agar nanti nya dapat hidup mandiri , berani , bermimpi , berani beraksi , berani berinovasi ,” ucap nya dengan singkat .
Sri hartati ,S.pd sebagai koordinator P5 tujuan P5 tema kewirausahaan?
Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bertujuan untuk membentuk karakter siswa yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila melalui berbagai proyek dan kegiatan

“Kewirausahaan dalam P5 kurikulum merdeka?
Kurikulum Merdeka P5 tema kewirausahaan adalah pendekatan pendidikan baru yang diperkenalkan dalam rangka dapat melatih peserta didik untuk lebih percaya diri pada tindakan untuk usahanya, dengan orientasi pada hasil yang baik untuk masa depan, bekerja keras berani mengambil resiko dan berpikir kritis dan mandiri.
“Tujuan mempelajari projek kreatif dan kewirausahaan?
Mata pelajaran Projek Kreatif dan Kewirausahaan merupakan wahana pembelajaran bagi peserta didik melalui pendekatan pembelajaran berbasis projek untuk mengaktualisasikan dan mengekspresikan kompetensi yang dikuasai pada kegiatan pembuatan produk/pekerjaan layanan jasa , agar nantinya siswa/i dapat hidup mandiri ,” tutur nya menutup .
Jarno komite sekolah , berikan apresiasi kepada SMAN 4 Tambut yang telah laksanakan kegiatan P 5 pada hari ini , moga nanti nya siswa/i kita salurkan hobi nya Hasil.karya kewirausahaan karakter anak dapat tersalurkan ,” ucap Jarno dengan singkat .
Medayanti ,S.Pd menyampaikan , rasa terima kasih kepada komite sekolah bapak Jarno dan aparat terkait setempat yang telah mendukung – mensuport kegiatan kita pada hari ini , serta tokoh masyarakat – tokoh agama , Kadus , RT / RW juga terima kasih kepada tamu undangan orang tua anak didik , apresiasi kita berikan kepada panitia dan koordinator acara , beserta seluruh majelis guru yang telah bersusah payah – bekerja keras atas terlaksana nya kegiatan festival Panen Karya kita pada hari ini , juga rasa terima kasih kepada orang tua wali murid yang telah mensuport anak-anak nya, serta seluruh siswa/i yang bekerja keras dalam hal ini , moga kegiatan kita ini berjalan dengan sukses sampai akhir ,” tutur kepsek Medayanti ,
Kepsek Medayanti jelaskan : tantangan global saat ini mendesak seluruh dunia pendidikan untuk mempersiapkan bekal masa depan siswa menjadi generasi bertalenta. Maksud bertalenta disini adalah siswa sejak dini sudah dibekali dengan berbagai macam skill atau keterampilan. Sekolah mempunyai peran strategis untuk membekali lulusannya menjadi kreatif dan memiliki kecakapan hidup (life skill) ,”terang kepsek Medayanti .
Berbagai tantangan global sebenarnya relevan dengan program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dengan diberlakukannya kurikulum merdeka yang didalamnya terdapat kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila adalah pembelajaran lintas disiplin ilmu untuk mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitarnya ,” jelas nya lagi .
Kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila bertujuan untuk memberikan bekal pengalaman belajar siswa yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari siswa di masa sekarang dan masa depan. Kegiatan P5 tersebut juga bertujuan untuk mewujudkan profil seorang pelajar Pancasila sehingga terbentuk enam dimensi dalam diri seorang pelajar Pancasila tersebut. Keenam dimensi tersebut adalah beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, ber kebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif ,” ungkap kepsek medayanti .
Medayanti ,S.Pd di sela kegiatan
lebih rinci paparkan kepada awak media TKN , Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi telah merancang Ketujuh tema tersebut antara lain gaya hidup berkelanjutan, kearifan lokal, bhinneka tunggal ika, bangunlah jiwa dan raganya, suara demokrasi, rekayasa dan teknologi, dan kewirausahaan. Ketujuh tema tersebut boleh diterapkan semuanya di sekolah atau dapat juga memilih beberapa tema yang sesuai dengan karakteristik siswa di sekolah. melalui kegiatan projek kewirausahaan: Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Tema Kewirausahaan
Pembelajaran projek adalah metode pembelajaran yang menggunakan projek atau kegiatan sebagai media dilakukan dengan menyisipkan konsep inovatif dan kreativitas tinggi , Sebagai sekolah yang menerapkan kurikulum merdeka dengan konsep merdeka belajar, sudah selayaknya juga mengimplementasikan kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), dengan demikian, penguatan karakter siswa sangat penting diterapkan di sekolah agar terbentuk karakter siswa yang unggul dan bermoral yang akan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pendidikan kewirausahaan terutama ditujukan untuk membekali siswa dengan kemampuan hidup yaitu menjadi mandiri dan mampu menghadapi perubahan yang sering terjadi. Hasilnya, penerapan P5 kewirausahaan memberikan dampak positif yaitu membentuk karakter dan perilaku siswa dalam berwirausaha, serta memungkinkan siswa memiliki pendekatan pembelajaran yang kritis dan individual , Kehidupan sehari-hari siswa di masa depan sangat relevan dengan apa yang diperoleh di masa kini, terutama dalam penanaman karakter siswa. Kegiatan projek dengan tema kewirausahaan sangat cocok diimplementasikan di masa kini, dimana kehidupan masa kini dari kalangan anak-anak pun sudah mulai berwirausaha kecil-kecilan, mulai dari menjajakan makanan ringan, minuman, hingga barang-barang kekinian. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila tema kewirausahaan diterapkan di sekolah untuk menjawab tantangan ekonomi global. Siswa diharapkan mendapatkan bekal menumbuhkan perekonomian keluarga untuk bertahan hidup di masa mendatang. Berwirausaha adalah salah satu cara untuk mengembangkan perekonomian.
“Implementasi kegiatan projek tema kewirausahaan dalam kegiatan projek tersebut, siswa diberi materi dari seorang wirausahawan muda tentang teknik-teknik berwirausaha mandiri. Selain teknik berwirausaha, materi lainnya yang di pelajari seperti cara mendesain label dan cara memasarkan secara offline ataupun online. Dalam kegiatan projek kewirausahaan, siswa tidak hanya mendapatkan materi atau teori tentang berwirausaha saja, akan tetapi, teknik-teknik pendukung kegiatan kewirausahaan yang juga sangat dibutuhkan juga di belajarkan, terutama yang dapat mengembangkan karakter siswa. Skill atau ketrampilan lain yang harus dimiliki siswa yaitu cara mendesain produk, cara memasarkan produk, cara memulai berwirausaha mandiri, cara menghitung laba, serta praktik memperjualbelikan suatu dagangan ,” jelasnya .
Kepsek Medayanti Tambahkan agar Siswa /i dapat mempraktikkan ilmu yang didapatkan dalam kegiatan projek tema kewirausahaan dalam kehidupan sehari-hari untuk memperjualbelikan makanan, minuman, maupun barang-barang yang bernilai jual. Hasilnya pun dapat menambah uang jajan atau tabungan siswa. Selain itu setelah melaksanakan kegiatan projek tema kewirausahaan, melanjutkan mengimplementasikan hasil kegiatan projek dengan cara menitipkan dagangan di kantin sekolah. Hal-hal seperti itu dapat terus dilaksanakan untuk memperkuat perekonomian dalam menghadapi tantangan global. Siswa yang telah dibekali skill berwirausaha tidak akan takut menghadapi tantangan global bidang perekonomian ,” papar Medayanti .
Pertunjukan seni drama oleh siswa/i SMAN 4 Tambusai Utara dan menampilkan bermacam seni Tari .
Tepat pukul.12.00.wib , kepala SMAN 4 Tambusai Utara Medayanti ,S.P ,.RESMI. Buka Festival Panen Karya 2024 , disaksikan seluruh tamu undangan ,
Kepsek Medayanti ,S.Pd di dampingi oleh Wa Kepsek Walekson dan Jarno komite sekolah , Sekaligus adakan kunjungan ke setiap Stand siswa/i sebanyak 12 tempat .
Kegiatan berjalan dengan lancar tertib dan sukses sampai akhir .
( EYT ).














Komentar