Program Pelayanan Yang Humanis Untuk Kepentingan Masyarakat secara Luas

TKN94.COM Kabupaten Bekasi Indonesia merupakan negara dengan tingkat kelaparan tertinggi ke-3 (tiga) se Asia Tenggara (Global Hunger Index,2021). Untuk itu desa harus segera bersiap melaksanakan langkah-langkah pencegahan krisis pangan. Disamping hal tersebut, Indonesia juga memiliki tantangan yang cukup besar dalam hal upaya pemenuhan ketahanan pangan, disebabkan wilayah Indonesia memiliki karakter yang beragam dan laju pertumbuhan penduduk yang terus bertambah 1,1% per tahun (setara dengan 2,5 Juta orang).

Tingginya tingkat kelaparan tersebut juga berdampak besar pada aspek kesehatan di Indonesia, terutama terkait dengan pemenuhan gizi. Hal ini dibuktikan berdasarkan Data Survey Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) tahun 2021, prevalensi stunting saat ini masih berada pada angka 24,4% atau 5,33 juta balita. Untuk menghadapi kondisi krisis pangan tersebut, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa mengamanatkan bahwa tujuan Pembangunan Desa adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa dan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar,pembangunan sarana dan prasarana Desa,pengembangan potensi ekonomi lokal,serta pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan dan melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi mendorong penggunaan Dana Desa dalam mewujudkan ketahanan pangan secara mandiri, kolaboratif, dan berkelanjutan sesuai dengan amanat SDGs Desa.

” Pada langkah awal pemerataan pembangunan difokuskan pada sector infrastruktur jalan di pedesaan seperti jalan foros desa dan lingkungan yang memang secara geografis desa sangat dibutuhkan untuk dapat mengakses ekonomi warga dengan harapan harga produksi pertanian dan perdagangan warga dapat meningkatkan, berlanjut dengan akses pada system pengairan pertanian Desa Sukamantri ini mempunyai areal persawahan dominan dengan pekerjaan rata rata warga sebagai petani yaitu 552 keluarga pertanian dan jumlah keluarga 1.563 catatan BPS Kabupaten Bekasi tahun 2018 terdiri dari 7 kampung yaitu; Gaga, Gaga gebang, Karang Getak, Pamahan, Pulo Damar, Pulo Damar Wetan, Tenjolaut. Dengan luas areal pertanian 394 Ha.” Paparan Satiri Ahmad saat diwawancarai wartawan targetkasusnew.com Jumat,25/10/2024 diruang kerjanya.

Lebihlanjut dijelaskan Satiri Ahmad,” Proses perencanaan pembangunan ekonomi kemasyarakatan dengan sangat selektif kita pilih dan tentukan dari dasar kebutuhan usulan aspirasi warga melalui musdus dan musdes yang selanjutnya dihantarkan ke musrenbangkec agar dikawal ke kelanjutannya, tentunya halini melibatkan BPD,LPM,Toga – Tokma dan Karang Taruna Desa begitupun pada pelaksanaannya setelah realisasi program Bang’ dengan penentuan pembentukan pelaksanaan program dengan fakta integritas tentunya,.” Ungkapnya

” Sesuai dengan misi dan visi Pak’ Kades Eko Kosasih Amk dalam pemerintahan yaitu ingin memberikan perubahan total dan menyeluruh secara signifikan melalui per-periode berkelanjutan untuk warga masyarakat Desa Sukamantri Kecamatan Tambelang Kabupaten Bekasi Jawa Barat yaitu agar tercipta kesejahteraan warga yang konteksnya dapat dirasakan langsung masyarakat. Hal ini juga yang memicu kami dan jajaran pemerintahan desa (Aparatur,red) bekerja dengan sungguh sungguh untuk melayani, mengayomi dan memberikan edukasi ruang humanis preentiv kepada warga sebagai pengabdian tulus ikhlas seperti pencanangan program Kecamatan Tambelang yaitu Program Tambelang Menyala yang sudah kami terapkan bersamaan program pemdakab bekasi.” Pungkasnya. (Kyt)

PEMKO BINJAI

Komentar