TKN94.COM,Ketua LSM LIPAN Sumut Pantas Tarigan Pertanyakan anggaran Kegitan dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Sebesar Rp 12,5 Miliar Tahun Anggaran 2023 Dengan Pemenang Tender PT.Citra Perdana Nusantara Dan Juga Pembangunan Pagar Dan Cor Beton Halaman Dalam Terminal Lubuk Pakam Menelan Anggaran APBD Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi Sumatera Tahun Anggaran 2024 Sebesar Rp 9.042.569.454.31,Sebagai Pelaksana Pemenang Tender Proyek Tersebut PT.Gunung Landoli Jaya. Jumat (8/11/2024)
Ketua Lsm Lipan Sumatera Utara Pantas Tarigan M.Si Sangat Heran Melihat Pembangunan Gedung Terminal Lubuk Pakam Tersebut Pada Saat Melihat Langsung Pada Hari Jum’at 8 November 2024,Yang Memakan Uang Negara APBD Provinsi Sumatera Utara Sebesar 12,5 Miliar,Sebab Bahan Bahan Yang Di Gunakan Dalam Pembangunan Gedung Terminal Lubuk Pakam Tersebut Di Duga Memakai Bahan Yang Mutunya Tidak Bagus Dan Murahan.Ucap Pantas Tarigan.Jum’at(8/11/2024).

Tampak Terlihat Besi Baja Wf H Untuk Tiang Dan Untuk Rangka Seng,Pada Las Sambungan Besi Wf Untuk Rangka Seng Tersebut Tidak Rapi Dan Tidak Menyeluruh Lasannya,Dan Terlihat Bengkok Besi Wf Yang Di Sambungkan,Dan Juga Besi Wf Yang Terpasang Untuk Tiang Dan Rangka Seng Terlalu Tipis, Begitu juga Granit Yang Di Pasang Untuk Lantai Bagian Atas Dan Bawah,Banyak Yang Bersompelan.Ujar Pantas Tarigan M.Si Ketua Lsm Lipan Sumatera Utara.
Dan Juga Pinggiran Dinding Lantai Bawah Semennya Banyak Beretakan Dan Masih Terlihat Kasar Semen Lantai Tangga Depan,Warna Cat Nya Nampak Pudar Dan Tidak Tebal,Terkesan Asal Jadi Kerjaan Pembangunan Terminal Lubuk Pakam Tersebut, Padahal Proyek Pembangunan Gedung Terminal Lubuk Pakam Tersebut Memakan Uang Negara APBD Provinsi Sumatera Utara Sebesar 12,5 Miliar Tahun Anggaran 2023,Sungguh Sangat Miris,Tambah Pantas Tarigan M.Si.Jum’at (8/11/2024).
Hal ini menjadi pantauan LSM LIPAN SUMUt untuk meminta pihak APH agar melakulan penyidikan yang di duga adanya penyelewengan dana yang di lakuka pemenang thander sebagai permainan lihai untuk memberikan bahan bangunan yang standart pembangunannya.***









Komentar