TKN.com—MEDAN, 10 Oktober 2026 — Lembaga Independen Peduli Aset Negara (LIPAN) Sumatera Utara terus mendorong kegiatan sosial, keagamaan, dan kepedulian terhadap kepentingan masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Percepatan Menuju Baitullah yang dilaksanakan di Aula Asrama Haji, Pangkalan Mansyur, Kota Medan, Sabtu (10/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya LSM LIPAN Sumut untuk memberikan edukasi dan motivasi kepada masyarakat, khususnya umat Islam, agar memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai persiapan melaksanakan ibadah umrah ke Tanah Suci Makkah.
Di bawah kepemimpinan Ketua LIPAN Sumut, Pantas Tarigan, M.Si., kegiatan tersebut diarahkan untuk membantu masyarakat memahami tahapan persiapan umrah, mulai dari persyaratan dokumen, akomodasi, transportasi, hingga berbagai kebutuhan lain yang harus diperhatikan sebelum keberangkatan.
Pantas Tarigan menegaskan bahwa edukasi kepada masyarakat merupakan hal penting agar keinginan menunaikan ibadah umrah dapat dipersiapkan secara terarah, matang, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, kegiatan percepatan menuju Baitullah bukan kali pertama dilaksanakan oleh LIPAN Sumut. Sebelumnya, kegiatan serupa juga telah diselenggarakan di Kabupaten Deli Serdang. Kali ini, kegiatan kembali digelar di Kota Medan sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat Sumatera Utara.
“ Masyarakat harus kita edukasi secara bertahap, mulai dari persyaratan dokumen, akomodasi, transportasi, dan kebutuhan lainnya. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat diharapkan lebih mudah mempersiapkan diri untuk melaksanakan ibadah umrah,” demikian penekanan Pantas Tarigan dalam kegiatan tersebut.
Narasumber Berikan Motivasi dan Solusi Persiapan Umrah
Kegiatan ini menghadirkan dr. Oki Regar sebagai narasumber yang menyampaikan materi mengenai pentingnya ibadah umrah bagi umat Muslim. Ia menguraikan bahwa perjalanan ke Baitullah merupakan impian banyak umat Islam sebagai bagian dari upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Selain memberikan pemahaman mengenai nilai spiritual ibadah umrah, kegiatan ini juga menghadirkan Nurul Lubis yang menyampaikan materi mengenai upaya dan solusi bagi masyarakat yang memiliki keinginan menunaikan umrah, tetapi masih menghadapi kendala finansial.
Nurul Lubis memotivasi peserta agar tidak berhenti pada keinginan semata, melainkan membangun perencanaan dan menjalankan usaha secara sungguh-sungguh, konsisten, serta bertanggung jawab.
Pesan tersebut diharapkan dapat mendorong peserta untuk menyusun langkah nyata dalam mempersiapkan kebutuhan biaya perjalanan ibadah tanpa mengabaikan kondisi ekonomi keluarga maupun kewajiban lainnya.
Melalui materi yang disampaikan para narasumber, peserta diharapkan memperoleh tambahan wawasan, motivasi, serta gambaran mengenai langkah-langkah yang dapat ditempuh untuk mewujudkan cita-cita beribadah ke Tanah Suci.
Penyelenggaraan Umrah Harus Mengedepankan Kepastian dan Perlindungan Jemaah
Pelaksanaan kegiatan ini juga mengangkat pentingnya pemahaman terhadap ketentuan penyelenggaraan ibadah umrah. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah menjadi salah satu landasan hukum yang relevan dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai penyelenggaraan perjalanan ibadah tersebut.
Edukasi mengenai dokumen, transportasi, akomodasi, serta mekanisme penyelenggaraan umrah perlu diikuti dengan pemahaman tentang legalitas penyelenggara perjalanan ibadah umrah, kejelasan biaya, jadwal keberangkatan, dan perlindungan hak jemaah.
Dengan demikian, masyarakat tidak hanya memiliki motivasi untuk berangkat ke Tanah Suci, tetapi juga mampu mengambil keputusan secara cermat dan menghindari risiko kerugian akibat informasi yang tidak jelas atau penawaran perjalanan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
LIPAN Sumut berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi sarana pembinaan masyarakat yang memberikan manfaat nyata, baik dari sisi spiritual maupun peningkatan pengetahuan dalam mempersiapkan perjalanan ibadah.
Panitia Pelaksana
Kegiatan percepatan menuju Baitullah ini dilaksanakan oleh panitia yang terdiri atas:
Ketua: Rendra Alhamsyah
Sekretaris: Gadis Yolanda
Bendahara: Endang Sri Lestari Ningsih
Anggota: Watini, M. Hendrawan Harahap, Wina Wirdani, Fitri Sasmita, Sri Rahayu Windiyani, Ridha Ramadani, dan Yusri Bowo Nasution.
Menutup kegiatan tersebut, Pantas Tarigan, M.Si., menegaskan bahwa LIPAN Sumut akan terus mendorong kegiatan yang berorientasi pada kemaslahatan masyarakat, baik melalui aksi sosial, pembinaan keagamaan, maupun pengawasan terhadap kepentingan publik.
Ia berharap kegiatan percepatan umrah tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi menjadi langkah nyata dalam memberikan edukasi, membangun motivasi, dan membantu masyarakat mempersiapkan perjalanan ibadah secara terencana, aman, serta sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
LIPAN Sumut menempatkan edukasi masyarakat sebagai bagian dari pengabdian, agar niat menuju Baitullah dapat disertai pengetahuan, perencanaan yang matang, dan tanggung jawab.***










Komentar