Merasa Resah dan Ketakutan, Lamra Sitanggang Akan Laporkan Sekretaris Kominfo Samosir Dkk, Diduga Datang dalam Kondisi Mabuk

TKN.com—Samosir – Kedatangan sejumlah orang ke rumah warga di Kelurahan Pintu Sona, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, pada 14 September 2026 sekitar pukul 00.00 WIB, membuat penghuni rumah mengaku resah dan ketakutan.

Lamra Br. Sitanggang (50) mengatakan, rombongan tersebut diduga dalam kondisi mabuk dan sempat memaksa hendak masuk ke rumah.

“Mereka datang sekitar jam 12 malam. Kami merasa takut dan resah karena mereka diduga dalam keadaan mabuk dan memaksa ingin masuk,” ujar Lamra.

Lamra menegaskan, saat kejadian dirinya dan keluarga tidak mengenal orang-orang tersebut. Setelah ditelusuri, salah satu yang disebut bernama Agus Sitinjak, yang diketahui menjabat sebagai Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Samosir.

Menurut Lamra, kondisi rumah saat kejadian hanya dihuni perempuan. Ibunya berusia 78 tahun, berstatus janda dan tinggal bersama cucunya, tanpa ada laki-laki dewasa di rumah.

“Orang tua saya sampai takut, bahkan sempat ingin pindah dan tidak mau lagi menempati rumah tersebut,” katanya,Rabu (30/9/26).

Lamra juga menyebut adanya ucapan dalam bahasa Batak yang disampaikan saat kejadian, yang menurutnya berkaitan dengan biaya pemakaman ibunya. Makna dan konteks lengkap ucapan tersebut masih perlu diklarifikasi kepada pihak yang disebut.

Pasca kejadian, Lamra mengaku bersama keluarga menunggu beberapa minggu dengan harapan adanya itikad baik, termasuk datang meminta maaf dan memberikan penjelasan. Namun, menurutnya, hal tersebut tidak kunjung dilakukan.

“Karena sudah kami tunggu beberapa minggu tetapi tidak ada itikad baik, akhirnya kami memilih menempuh jalur hukum,” ujar Lamra.

Lamra menyatakan akan melaporkan peristiwa tersebut kepada kepolisian dan meminta pihak-pihak yang disebut serta saksi diperiksa.

Hingga berita diterbitkan, Agus Sitinjak belum memberikan keterangan. Hak jawab dan klarifikasi tetap terbuka.(Tim).

Komentar