TKN.com,Samosir – Estafet kepemimpinan di Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Samosir resmi berganti. Setelah lebih kurang satu tahun memimpin satuan reserse, AKP Edward Sidauruk kini mengemban amanah baru sebagai Panit 2 Unit 1 Subdit 3 Ditressiber Polda Sumatera Utara,Senin(29/6/26).
Pergantian jabatan tersebut ditandai dengan prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang berlangsung di Lapangan Apel Mako Polres Samosir, Senin (29/6/2026), dipimpin langsung oleh Kapolres Samosir, AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H.
Dalam kesempatan itu, jabatan Kasat Reskrim secara resmi diserahkan kepada IPTU Antonius Hutahaean,Mutasi tersebut merupakan bagian dari kebijakan pembinaan karier dan penyegaran organisasi di lingkungan Polri sebagaimana tertuang dalam Surat Telegram Kapolda Sumatera Utara.
Sebelum dikenal sebagai Kasat Reskrim Polres Samosir, perjalanan karier Edward Sidauruk telah ditempa dari berbagai penugasan.
Saat masih berpangkat IPDA, ia dipercaya sebagai Kanit Tipikor Satreskrim Polres Serdang Bedagai, menangani berbagai perkara tindak pidana korupsi, termasuk operasi tangkap tangan (OTT) yang sempat menjadi perhatian publik.
Dedikasi dan kinerjanya kemudian mengantarkannya naik pangkat menjadi IPTU.
Di Polres Serdang Bedagai, ia dipercaya mengemban tugas sebagai KBO Satreskrim sekaligus Pelaksana Sementara (Ps.) Kasi Humas, sehingga kerap menjadi juru bicara kepolisian dalam menyampaikan perkembangan berbagai kasus kepada masyarakat.
Kariernya terus menanjak hingga memperoleh pangkat AKP dan dipercaya memimpin Satreskrim Polres Samosir.
Selama menjabat, ia menangani beragam perkara pidana, mulai dari kasus pencurian, penganiayaan, pembunuhan, hingga penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi yang menjadi perhatian publik.
Di bawah kepemimpinannya, Satreskrim Polres Samosir berhasil mengungkap sejumlah kasus kriminal yang meresahkan masyarakat.
Meski demikian, beberapa penanganan perkara juga sempat menjadi sorotan publik. Berbagai kritik dan masukan tersebut menjadi bagian dari dinamika penegakan hukum yang dihadapi aparat kepolisian.
Kini, dengan amanah baru di Direktorat Reserse Siber Polda Sumatera Utara, AKP Edward Sidauruk akan menghadapi tantangan berbeda.
Di era digital, Ditressiber memiliki peran strategis dalam menangani kejahatan siber, mulai dari penipuan daring, penyebaran informasi elektronik yang melanggar hukum, hingga berbagai bentuk tindak pidana berbasis teknologi.
Sementara itu, tongkat estafet kepemimpinan Satreskrim Polres Samosir kini berada di tangan IPTU Antonius Hutahaean.
Kehadirannya diharapkan mampu melanjutkan kinerja satuan reserse dalam menjaga penegakan hukum serta memberikan pelayanan yang profesional kepada masyarakat.
Bagi AKP Edward Sidauruk, mutasi ini bukan sekadar perpindahan jabatan, melainkan bagian dari perjalanan pengabdian sebagai anggota Polri.
Dari mengawali karier sebagai IPDA di bidang pemberantasan korupsi, kemudian dipercaya sebagai IPTU di jajaran Reskrim dan Humas Polres Serdang Bedagai, hingga menjabat Kasat Reskrim Polres Samosir sebagai AKP, seluruh pengalaman tersebut menjadi bekal untuk mengemban tugas baru di tingkat Polda Sumatera Utara.(Tim).











Komentar