Menyedihkan, Alumni D3 FVLM Unhan Hanya Boleh Melamar Bintara TNI dengan Pangkat Serda

TKN.com,NTT-Kekecewaan mendalam tengah menyelimuti para orang tua dan wali mahasiswa Diploma III Fakultas Vokasi Logistik Militer (FVLM) Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI). Meskipun telah menjalani pendidikan militer dan akademik yang sangat disiplin di Kampus Belu, Nusa Tenggara Timur, para lulusan ini dikabarkan hanya diarahkan untuk mengisi formasi Bintara TNI dengan pangkat Sersan Dua (Serda).

 

 

Kebijakan ini dianggap tidak sebanding dengan kualifikasi akademik Diploma III yang mereka miliki serta standar pendidikan di bawah naungan Kementerian Pertahanan yang seharusnya memberikan peluang karier lebih tinggi.

 

 

Langkah nyata diambil oleh Paguyuban Orang Tua Mahasiswa dengan melayangkan petisi guna memperjuangkan keadilan bagi putra-putri mereka. Mereka memandang bahwa lulusan D3 FVLM Unhan RI yang dibekali disiplin tinggi dan kurikulum pertahanan nasional sudah sepatutnya diarahkan menjadi Letnan Dua melalui jalur Pa PK.

 

 

Kebijakan saat ini, yang menyamakan lulusan vokasi tersebut dengan jalur Bintara lulusan SMA/SMK, dirasakan sebagai kemunduran bagi masa depan karier para kadet yang telah berjuang menempuh pendidikan tinggi.

 

 

Kondisi ini semakin memprihatinkan mengingat upaya koordinasi yang dilakukan oleh pihak paguyuban tampak membentur tembok birokrasi. Berbagai surat permohonan audiensi telah dilayangkan, mulai dari tingkat dekanat hingga Rektorat Unhan, namun belum membuahkan hasil yang konkret. Bahkan, surat aspirasi yang sempat dikirimkan ke Kementerian Pertahanan dikabarkan hanya didisposisikan kembali ke pihak universitas tanpa ada kepastian solusi.

 

 

Hal ini memicu kekhawatiran bahwa para kadet berbakat ini akan kehilangan kesempatan untuk berkembang secara maksimal di struktur militer nasional.

Dalam poin-poin petisinya, orang tua mahasiswa mendesak pembukaan jalur alih jenjang ke Diploma IV di Unhan RI Bogor atau implementasi percepatan karier melalui jalur Diktupa sesuai hasil audiensi sebelumnya. Upaya ini dipandang sebagai jalan tengah krusial agar lulusan memiliki kualifikasi formal yang setara dengan pangkat perwira. Jika kebijakan ini menemui jalan buntu, masa depan ribuan lulusan FVLM Unhan terancam tertahan pada kualifikasi tenaga teknis saja, yang tentu menjadi ironi bagi nama besar institusi sekelas Universitas Pertahanan.

 

 

Atambua, 2 Mei 2026

PEMKO BINJAI

Komentar