Kades Selalu Menghilang, Pemerintahan Desa Namu Suro Baru Lumpuh — Ketua LSM LIPAN Sumut Siapkan Somasi Keras ke APH

TKN94.com,Namu Suro Baru — Pemerintahan Desa Namu Suro Baru berada di ujung krisis. Kepala Desa dilaporkan selalu menghilang tidak berada di tempat dan sulit dihubungi, sementara aktivitas pemerintahan desa tetap berjalan tanpa kejelasan kepemimpinan. Situasi ini memunculkan dugaan kuat kelalaian jabatan, pembiaran sistematis, dan potensi penyimpangan kekuasaan.

Ketua LSM LIPAN Sumatera Utara secara terbuka menyatakan akan melayangkan somasi keras kepada Aparat Penegak Hukum (APH) yang dinilai lamban dan terkesan menutup mata terhadap kekacauan administrasi desa.
“Ini bukan soal tidak bisa dihubungi. Ini soal pemimpin yang lari dari tanggung jawab. Kepala desa digaji negara, dipilih rakyat, tapi bertindak seolah kebal hukum,” tegas Ketua LSM LIPAN Sumut.7/2

Lebih jauh, LSM LIPAN menyoroti struktur pemerintahan desa yang dinilai cacat secara etika dan moral, setelah terungkap bahwa Sekretaris Desa merupakan anak kandung langsung Kepala Desa. Fakta ini dianggap sebagai bentuk nepotisme terang-terangan yang mencederai prinsip keadilan dan profesionalisme.
“Bagaimana mungkin pengelolaan anggaran, administrasi, dan keputusan desa bisa objektif jika jabatan strategis dikuasai keluarga sendiri? Ini bukan sekadar konflik kepentingan, ini pengkhianatan terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih,” katanya.

LSM LIPAN menilai, kombinasi antara kades yang selalu menghilang dan sekdes anak kandung adalah alarm keras bahwa Desa Namu Suro Baru sedang berada dalam kondisi:
Pemerintahan semu tanpa kontrol
Pelayanan publik terancam lumpuh
Potensi penyalahgunaan wewenang terbuka lebar
Ketua LSM LIPAN Sumut menegaskan, jika APH, Inspektorat, dan instansi terkait tetap diam, maka somasi akan dilanjutkan dengan langkah hukum dan pelaporan resmi ke tingkat provinsi hingga pusat.
“Kami tidak akan membiarkan desa dikelola seperti perusahaan keluarga. Jika hukum masih punya nyali, ini saatnya bertindak,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Namu Suro Baru tidak memberikan klarifikasi, tidak merespons panggilan, dan keberadaannya tidak diketahui secara pasti.***

PEMKO BINJAI

Komentar