TKN94.Com,Samosir – Komitmen Pemerintah Kabupaten Samosir dalam menghadirkan layanan kesehatan yang modern, tangguh, dan berdaya saing terus diperkuat.
Hal tersebut ditegaskan melalui audiensi Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Samosir dengan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, di Kantor Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Audiensi ini menjadi forum strategis untuk membahas penguatan sistem pelayanan kesehatan di Kabupaten Samosir, seiring peran strategis daerah tersebut sebagai bagian dari Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba sekaligus Destinasi Pariwisata Super Prioritas.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Samosir memaparkan proposal pengembangan sarana dan prasarana kesehatan dengan total nilai usulan anggaran sebesar Rp416.710.951.000.
Usulan tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat secara menyeluruh, sekaligus meningkatkan kesiapan daerah dalam memberikan layanan kesehatan bagi wisatawan.
Adapun program prioritas yang diusulkan meliputi pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat Kabupaten Samosir, pengadaan alat elektrokardiogram (EKG) untuk 13 puskesmas, pembangunan puskesmas baru beserta sarana pendukungnya, pengadaan dental unit, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), pengadaan ambulans, serta relokasi dan pengembangan RSUD dr. Hadrianus Sinaga.
Selain itu, Pemkab Samosir juga mengusulkan pengadaan berbagai peralatan kesehatan layanan spesialis, meliputi spesialis jantung, THT, anatomi, gigi dan mulut, forensik, hingga radiologi.
Seluruh usulan tersebut diarahkan untuk mendukung peningkatan status RSUD dr. Hadrianus Sinaga dari rumah sakit tipe C menjadi tipe B, termasuk pembangunan gedung hemodialisis, penambahan ruang rawat inap, serta fasilitas penunjang layanan medis lainnya.
Bupati Samosir menegaskan bahwa penguatan layanan kesehatan merupakan kebutuhan mendasar, terutama di tengah meningkatnya kunjungan wisata ke Kabupaten Samosir pasca-penetapan Danau Toba sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas.
“Lonjakan kunjungan wisata harus diimbangi dengan kesiapan fasilitas kesehatan.
Pelayanan yang cepat, aman, dan berkualitas menjadi kunci dalam memberikan rasa aman, baik bagi masyarakat maupun wisatawan,” tegas Vandiko.
Lebih lanjut, Bupati Samosir berharap Kementerian Kesehatan RI dapat memberikan dukungan nyata terhadap transformasi layanan kesehatan di Kabupaten Samosir, termasuk mendorong integrasi pelayanan medis dengan pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.
Pada akhir pertemuan, Bupati Samosir secara resmi menyerahkan proposal usulan kepada Menteri Kesehatan RI, sekaligus menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia selama ini kepada Kabupaten Samosir.
Pemerintah Kabupaten Samosir optimistis, realisasi usulan tersebut akan meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan, serta memperkuat peran RSUD dr. Hadrianus Sinaga sebagai rumah sakit rujukan regional di kawasan Danau Toba.
Demikian informasi tersebut disampaikan oleh Dinas Kominfo Kabupaten Samosir.(Rps/Tim).















Komentar