TKN94.COM,//Samosir -Kekecewaan warga Desa Sianting-anting, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, kian memuncak. Mereka menilai Kepala Desa tidak berpihak pada kepentingan rakyat, khususnya dalam pemanfaatan mesin pencacah enceng gondok yang selama ini digadang-gadang sebagai solusi pengendalian gulma air di perairan Danau Toba,kamis (11/9/25).
Mesin pencacah yang diketahui merupakan fasilitas dari Dinas Pertanian Kabupaten Samosir dan diserahkan kepada pemerintah desa, sejatinya diharapkan mampu mengurangi kepadatan eceng gondok serta menghasilkan pupuk organik bagi lahan pertanian warga.
Namun, kenyataan di lapangan berbeda jauh. Alat tersebut disebut-sebut tidak pernah difungsikan secara maksimal dan hanya dipakai sebagai formalitas.
“ Mesin itu dibeli dengan uang negara. Tapi kami, warga desa, tidak pernah merasakan manfaatnya. Kalau pun ada kegiatan, hanya segelintir orang dilibatkan sebagai simbolis. Setelah itu, alat dibiarkan mangkrak,” ungkap salah seorang warga dengan nada kesal.
Kepala Desa pun dituding tidak pernah memberikan penjelasan terbuka mengenai status dan penggunaan mesin tersebut.
Padahal, permasalahan enceng gondok di Danau Toba sudah lama meresahkan nelayan karena mengganggu aktivitas tangkap ikan dan merusak ekosistem perairan.
“Seharusnya Kepala Desa turun langsung mendengar keluhan rakyat dan mencari solusi nyata. Mesin pencacah ini bisa jadi peluang besar,bukan hanya untuk petani dan nelayan, tapi juga membuka usaha baru. Sayangnya malah mubazir,” tambah seorang tokoh masyarakat.
Masyarakat kini menuntut transparansi dan akuntabilitas.
Mereka meminta aparat penegak hukum serta pemerintah kabupaten turun tangan, melakukan audit menyeluruh, dan memastikan program yang bersumber dari Dana Desa benar-benar memberikan manfaat nyata.
“ Kalau program hanya jadi bahan laporan SPJ tanpa hasil untuk rakyat, berarti ada yang tidak beres.Kami menuntut pengawasan ketat agar anggaran desa tidak dipermainkan,” tegas warga lainnya.
Kasus ini menambah daftar panjang kekecewaan masyarakat terhadap pengelolaan Dana Desa di Kabupaten Samosir. Warga menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga ada kejelasan dan keberpihakan nyata dari pemerintah desa.(Rps).














Komentar