TKN94.COM,DELI SERDANG-Setelah beberapa kali di hubungi oleh ketua LSM LIPAN Sumut Pantas Tarigan.M.Si,hingga di layangkan surat somasi kades urung ganjang tidak pernah menanggapi prihal tersebut.
Pada saat team LSM LIPAN Sumut Pantas Tarigan M.Si menyambangi kantor desa di jam istirahat sangat jelas terlihat kantor kosong tanpa seorang perangkat pun yang piket di kantor desa tersebut pada 30 Januari 2025 yang lalu.
“Terlihat kondisi kantor desa urung ganjang yang rusak,seperti pondasi bangunan yang menggerong dan kaca jendela yang pecah”
Hingga saat ini kades urung ganjang di hubungi untuk dapat di konfirmasi namun hasilnya tetap sama tidak menjawab chat whassap dan telfon.Surat somasi yang di layangkan ketua LSM LIPAN Sumut terkesan di abaikan oleh kades urung ganjang.
Banyak laporan dari masyarakat yang tidak bisa di konfirmasi ke kades urung ganjang karena terkesan BUNGKAM.10/2/2025
Ketua LSM LIPAN Sumut Pantas Tarigan M.Si mengatakan dalam konfrensi persnya menyampaikan “Sangat di sayangkan laporan masyarakat ke kami semua tidak dapat tanggapan dari kepala desa urung ganjang berinisial C.Dan hal ini mengundang pertanyaaan yang tidak bisa kami jelaskan,terlihat juga sewaktu kami datang dan saksikan langsung kantor desa kosong tidak ada yang piket walau jam istirahat.Kantor desa yang tidak terawat seperti bangunan pondasi kantor sudah menggerong di khawatirkan akan amblas,kaca jendela yang pecah,ukuran kantor desa yang menurut kami sangat tidak layak dengan anggaran yang sebegitu besar,sampai-sampai kami melihat jam dinding sebagai patokan waktu kerja tidak ada dalam ruangan kantor desa tersebut.
Kami berharap dan meminta kepada aparat penegak hukum (APH) segera dapat memeriksa kades urung ganjang yang di sinyalir banyak dugaan-dugaan penyelewengan dana desa seperti dana ketapang dan lain-lain” Jelas ketua LSM LIPAN Sumut tersebut.
“Terlihat kantor desa urung ganjang kosong tanpa perangkat desa yang piket di jam istirahat”
Dalam hal ini diminta semua pihak terkait dan APH di minta segera usut dugaan praktek korupsi yang di lakukan oleh kades urung ganjang bersama perangkat-perangkatnya sesuai laporan masyarakat.
Apa lagi sangat jelas pemotongan BLT yang di lakukan oleh kades urung ganjang benar adanya sesuai dengan surat pernyataan salah satu warganya yang berani menyuarakan.Bahkan tidak hanya satu orang tetapi lebih dari satu orang lebih hanya warga merasa takut dan terintimidasi oleh kades urung ganjang tersebut.(Team)










Komentar