TKN94.COM DELI SERDANG—Pantas Tarigan M.Si ketua LSM LIPAN heran
Bendungan Daerah Irigasi Serdang (DIS). Bendungan dengan biaya pembangunan 234 Miliar rupiah lebih di Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara ini gagal berfungsi?
Bendungan Daerah Irigasi Serdang adalah bendungan yang diproyeksikan sebagai jantung irigasi untuk 4.276 Hektar sawah yang berada di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Bendungan tersebut ternyata tidak mampu memenuhi kebutuhan air irigasi bagi petani.
Bendungan Daerah Irigasi Serdang sendiri dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2018. Peletakan batu pertama pembangunannya dilakukan pada tanggal 1 November 2018 oleh Kepala BWSS II PUPR RI.
Manfaat dibangunnya bendung DIS, merupakan dalam upaya mendukung program pemerintah membangun jaringan irigasi baru seluas satu juta hektare, serta meningkatkan produksi padi di Kabupaten Deliserdang yang merupakan salah satu lumbung padi di Provsu. Diharapkan dengan dibangunnya bendung DIS, dapat mengairi areal seluas 4.276 hektare (1.032 ha kiri dan 3.244 ha kanan) dan dapat mencapai intensitas tanam 300 persen.Bendungan Daerah Irigasi Serdang ternyata gagal menjadi tumpuan irigasi ribuan kepala keluarga yang menggantungkan nasibnya ke lahan persawahannya. Proyek bendungan Daerah Irigasi Serdang menurut Balai Wilayah Sungai Sumatera 2 dikerjakan oleh kontraktor Adhi-Minarto,KSO, konsultan supervisi KSO PT Mettana PT Esconsoil Ensan dan sumber dana dari APBN dengan nilai kontrak Rp 234.232.887.900 dengan masa kerja 36 bulan.***











Komentar