TKN94.COM,DELI SERDANG-Desa Urung Ganjang Kecamatan Bangun Purba Kabupaten Deli Serdang,adalah desa yang termasuk jauh dari pantauan.Saat team media investigasi di lapangan dengan melayangkan berkas ke kantor desa,tampak kantor desa sepi dan kantor berdiri seadanya tidak tampak seperti adanya kantor.
Kades Urung Ganjang Cerdas Damanik juga tidak tampak di kantor dan jarang berada di tempat sesuai laporan sumber.Sumber yang menjelaskan pada media saat di konfirmasi “Kades dan perangkat desa jarang yang masuk kantor bg,karena pada sibuk masing-masing.Ada yang keladang,ada yang ngarit ada juga yang ngerumput untuk makanan ternak”jelas sumber yang tidak menyebut namanya.(13/9)
Sesuai temuan investigasi Kades Urung Ganjang Cerdas Damanik yang memanfaatkan kaur Pembangunan pirda apriani Damanik anak kandung kades yang di tugaskan sebagai pembantu kepala desa,Kerja sama yang cukup apik dalam menyiasati masyarakat dan pihak pemerintah terkait untuk bermain anggaran APBDesa.
Dalam pagu Penguatan Ketahanan Pangan Tingkat Desa (Lumbung Desa, dll)
Pengelolaan dan Pemeliharaan Lumbung Desa (Ketahanan Pangan) tahun 2023 sangat jelas tertuliskan nilai angka Rp 92.000.000 namun dalam laporan realisasi anggaran (LRA) yang di buat oleh laporan pertanggung jawaban (LPJ) tahun 2023 tertulis Rp 130.819.200.Namun anggaran yang terealisasi yang di salurkan ke masyarakat hanya Rp 24.840.000.
Penyelenggara festval kesenian,adat/kebudayaan dan keagamaan (perayaan hari besar keagamaan dll) tingkat desa kegiatan keagamaan dan HUT RI.Dalam laporan realisasi anggaran (LRA) tahun 2023 tahap I sebesar Rp 9.922.000 dan tahap II Rp 12.578.000,sementara pada realisasi tersebut pada hari selasa tanggal 25 April 2023 muda-mudi desa urung ganjang melaksanakan hiburan lebaran yang di meriahkan artis-artis simalungun dan dalam acara tersebut desa urung ganjang menyalurkan dana sebesar Rp 5.000.000.Dan selanjutnya pada tanggal 17 Agustus 2023 desa urung ganjang melaksanakan giat perlombaan dengan menggunakan lousdpeaker aktif dengan penyaluran dana hanya kurang lebih Rp 5.000.000.terealisasi anggaran pada masyarakat hanya sebesar Rp 10.000.000 dari sisa anggaran tersebut Rp 12.500.000 tidak diketahui peruntukaanya dari sisa tersebut.
Rehabilitasi/peningkatan prasarana jalan desa (Gorong-gorong,selokan box/Slabculvert,drainase,prasarana jalan lain(Gorong-gorong dusun I) sebesar Rp 38.020.000.Sementara dalam pembangunan jembatan tersebut sebesar Rp 34.270.000,di dalam hal tersebut sisa Rp 3.750.000 juga tidak di ketahui rimba dan peruntukannya.
Dalam anggaran realisasi di lapangan di dusun I jalan menuju pemandian alam desa urung ganjang sepanjang 13 meter.Namun penimbunan lubang dengan diameter 50m³ yang seharusnya di tutup dengan menggunakan sertu tetapi pada kenyataannya hanya di tutup dengan menggunakan tanah yang ada di dinding jalan tersebut dengan realisasi anggaran pada jalan tersebut hanya Rp 6.000.000.Lagi-lagi arah sisa dari anggaran tersebut tidak di ketahui arah peruntukannya..
Diduga penyaluran dana tersebut fiktif ,kades Urung Ganjang korupsi dana desa sebesar Rp 133.229.000 secara berjamaah.***









Komentar