Manager Kebun Tanjung Garbus  , Pagar Merbau PTPN 1 Regional 1 Ir Hilarius Manurung di duga memperkaya diri.

TKN94.COM//DELI SERDANG-Selaku Manager unit Ir . Hilarius Manurung di PTPN 1 Regional 1 diduga menyalahi aturan pekerjaan dalam pengisian kantong polibag untuk pembibitan sawit .

Dugaan tersebut berdasarkan laporan dari pekerja yang tidak ingin di sebut kan identitas nya, saat di konfirmasi oleh awak media di salah satu cafe yang ada di kota Lubuk Pakam,Rabu (18/07/2024).

Menurut keterangan Nara sumber Ir . Hilarius Manurung melanggar SOP dalam pengisian tanah ke polibag.

Tanah yang di masukan kedalam polibag terkesan asal saja , tidak melakukan proses pengayak kan terlebih dahulu.

Sehingga masih banyak terdapat sampah , bebatuan kecil serta akar akar di dalamnya.
Yang di perkirakan bisa menghambat pertumbuhan benih bibit itu sendiri.

Yang seharusnya tanah buat cikal bakal bibit haruslah melalui proses yang benar serta tanah pilihan ( baik ).

Pagu buat pengisian per polibag tahun 2023 sekitar 3.000 Rupiah.
Hal tersebut di manfaatkan oleh Manajer Kebun Ir. Hilarius Manurung.
Pengisian kantong polibag di borong kan ke masyarakat dengan nilai hanya 2000 ribu sampai 2500 rupiah saja.

Nilai uang yang kecil tapi jika di bandingkan dengan jumlah kantong polibag yang di isi cukup lumayan la uang yang di dapat Ir Hilarius Manurung.

Perbuatan tersebut sangat merugikan pihak PTPN 1 Regional 1.
Dimana hasil panen yang baik bermula dari bibit yang baik pula.
“Dari mana jalannya bisa dapat hasil panen yang baik jika pembibitan nya juga sudah tidak baik “,ucap nya kepada awak media .

Menindak lanjuti informasi yang di dapat awak media langsung ke lapangan guna investigasi di afdeling 4 Kebun Tanjung Garbus, Kecamatan Pagar Merbau.

Benar di dapati oleh awak media melalui rekaman video handphone pengayak kan tanah tidak di lakukan semestinya.

Tempat terpisah, awak media mencoba mendatangi kantor Manager Kebun Ir. Hilarius Manurung guna konfirmasi.
Tetapi Manager lagi tidak berada di kantor.

Dan kemudian di coba untuk di hubungi kembali melalui handphone , lagi lagi Ir.Hilarius tidak ingin mengangkat, terkesan sudah mengetahui kalau wartawan yang menghubungi.

Begitu juga dengan Asisten Kepala ( Askep ) Heri , yang di coba di hubungi oleh awak media guna mendapat kan informasi dan tidak ingin menjawab di karenakan wartawan yang menghubungi.

Perbuatan Manager Kebun PTPN 1 Regional 1 di nilai sangat merugikan perusahaan perkebunan.
Diminta kepada Direktur utama PTPN 1 Regional 1 Teddy Yunirman Danas untuk mengevaluasi kinerja Ir. Hilarius Manurung.***

Komentar