TKN94.com,Deli serdang-Serdang Bedagai-Menjelang Ramadhan tahun 2026 dan perayaan Idul Fitri, intensitas mobilitas masyarakat dipastikan meningkat. Namun di tengah kebutuhan akan infrastruktur yang aman dan layak, kondisi jembatan besi penghubung dua kecamatan, Galang dan Kotarih, justru menunjukkan kerusakan serius dan hingga saat ini belum terlihat adanya penanganan yang memadai.
Berdasarkan kondisi lapangan, struktur jembatan mengalami kerusakan signifikan, di antaranya besi penyangga berlubang, lantai jembatan yang rusak, serta penurunan kualitas konstruksi yang berpotensi membahayakan pengguna jalan. Jembatan ini merupakan akses vital bagi aktivitas masyarakat, termasuk pelajar, pedagang, pekerja, dan warga yang akan melakukan perjalanan mudik.6/2
Sampai hari ini, belum ada langkah konkret dan transparan dari pihak berwenang terkait perbaikan maupun pengamanan sementara. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan serius mengenai prioritas keselamatan publik dalam pengelolaan infrastruktur daerah.
Perlu ditegaskan bahwa menunggu terjadinya korban bukanlah indikator untuk bertindak. Keselamatan masyarakat seharusnya menjadi dasar utama pengambilan keputusan, bukan reaksi setelah kejadian yang merugikan.

Sehubungan dengan hal tersebut, kami mendorong dan meminta:
Pemeriksaan teknis menyeluruh terhadap struktur jembatan
Penanganan segera berupa perbaikan permanen atau penutupan sementara demi keselamatan
Kejelasan tanggung jawab dan rencana kerja dari instansi terkait
Pengawasan aktif dari kecamatan dan instansi terkait sebagai representasi kepentingan masyarakat
Ramadhan dan Idul Fitri seharusnya menjadi momentum peningkatan pelayanan publik, bukan justru memperlihatkan pembiaran terhadap infrastruktur berisiko tinggi. Tindakan cepat dan tegas diperlukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang seharusnya dapat dihindari.
Kami berharap perhatian serius dari pemerintah daerah dan kecamatan demi keselamatan masyarakat serta kepastian akses yang layak dan aman.***









Komentar