Robot Nurlatu Pemilik Lahan Gunung Botak: Koperasi Masuk Tanpa Izin Alas Hak, Sama Saja Dengan Pencuri

TKN94.COM,Namlea, Pulau Buru Maluku – Ahli Waris areal Kaku Lea Bumi ( Gunung Botak) Robot Nurlatu dan para Tokoh Adat Soar Pito Soar Pa Petuanan Kayeli melakukan aksi penolakan terhadap masuknya 10 koperasi di Kaku Lea Bumi – Gunung Botak. pemasangan spanduk penolakan 10 Koperasi ini dimulai dari kawasan Wansait (Jalur D), sampai di kawasan gunung botak. Kegiatan ini berlangsung tepat pada Senin 15 Desember 2025 pada pukul: 13.000 dini hari.

Dalam pantauan media ini, munculnya aksi penolakan ini disebabkan karena 10 Koperasi yang masuk ke kawasan gunung botak tidak melalui ahli waris atau pemilik lahan Kaku Lea Bumi (Gunung Botak).

Pemilik Lahan (Ahli Waris) Robot Nurlat, dalam penyampaian singkatnya ia menuturkan ” pada hari ini kami melaksanakan Pemasangan Spanduk Penolakan 10 Koperasi di areal Tambang Emas Gunung botak atau pemasangan “SASI ADAT” disertai dengan dilakukannya Sidak terhadap patok tapal batas 10 koperasi ini karena, meski 10 koperasi ini sudah mengantongi IPR (Izin Pertambangan Rakyat) Namun belum ada satu pun dari 10 koperasi ini yang sudah mengantongi Izin Alas Hak atau Izin Pelepasan Lahan dari kami pemilik lahan (Ahli Waris)”. Tuturnya

Pemilik Lahan Robot Nurlatu mengatakan bahwa dirinya sebagai pemilik lahan (Ahli Waris) kaku lea bumi (Gunung botak) tidak mengetahui kehadiran, keberadaan, serta eksistensi 10 koperasi yang telah melakukan pemasangan patok serta melakukan pemetaan tapal batas di arealnya.

” Dibawah tajamnya trik matahari ia menyampaikan, Saya Robot Nurlatu Pemilik Lahan Gunung Botak, terkait 10 koperasi yang masuk di gunung botak, saya sebagai pemilik lahan pintu rumah saya selalu terbuka tapi selama ini oknum-oknum koperasi ini Masuk tapi tidak mengetuk pintu, masuk dari Jendela Keluar Dari Pintu Belakang”. Tuturnya

Robot Nurlatu juga menambahkan, “kalau orang masuk ke suatu rumah tanpa mengetuk pintu, berarti ia adalah Pencuri”. Tegas Nurlatu.

Sebelum menutup orasi singkatnya Ahli Waris Gunung Botak Robot Nurlatu menyampaikan ” kami para tokoh adat tidak menolak program pemerintah, kami selalu mendukung program pemerintah, tapi yang kami inginkan dalam mejalankan program- program itu harus mengutamakan komunikasi dan koordinasi dengan kami para tokoh adat, Raja Petuanan Kayeli, dan kami sebagai ahli waris. Apalagi sasaran program itu di tanah Ulayat kami. Tutup Robot Nurlatu

Soni B.

Komentar