TKN94.COM//Mahato . Pengerjaan jembatan Cindur secara swadaya oleh masyarakat yang sangat Peduli ( Gimang CS Dkk ) , kondisinya udah sangat Memprihatinkan sekali ( Hampir Ambruk ) , jembatan penyanggah yang terbuat dari kayu / Balok besar, keberadaannya yaitu selama 15 tahun lebih , belum ada perhatian khusus / pembangunan nya dari pemerintah : baik daerah – Provinsi maupun Pusat ,, jembatan yang berukuran : 25 M X 8 M , jalan lintas Mahato menuju Cikampak – Bagan Batu ,, daerah perbatasan 2 provinsi ( Riau & Sumut ) , 4 kabupaten ( rohil – Rohul & Paluta – Labusel ) adakan perbaikan secara Swadaya pada Sabtu ( 2 /8 / 2025 ) pukul 10 wib sampai selesai .
Tampak di lapangan Gimang CS dan kawan-kawan , PT APS Mahato , perwakilan Ram tengah Mahato kanan : MSP ( Mahato Sawit Perkasa ) , Darso Humas PT KAS / Genk , Kiting perwakilan Paluta .

Gimang di sela kegiatan sampaikan kepada awak media TKN , memang pada hari ini kita adakan perbaikan jembatan Cindur yang udah hampir ambruk dengan sangat memperihatin kan , sebab udah pada erosi pembatas samping nya nggak ada lagi penahan nya , udah mengecil & menurun juga udah melengkung jembatan tersebut , tinggal ukuran jembatan 3 m lebih , pas-pasan ukuran mobil yang lewat , takut kita terjadi musibah yaitu masuknya mobil ke dalam sungai , hancurnya jembatan yaitu : pada saat musim hujan yang sangat deras / yang tak henti-henti nya pada beberapa bulan yang lalu, akibatkan terkikis nya landasan jembatan tersebut , sebab mobil yang melintas : mobil besar tronton kapasitas 40 – 60 ton bisa lebih , matrial bangunan , juga bawa sawit – TBS & sembako , serta mobil angkutan ( Pinem & Berlian Baru ) dan angkutan lainnya , tak seimbang lagi ketahanan jembatan atau pun tekanan mobil yang melewati , melihat kita dengan keadaan jembatan saat ini , penyanggah nya udah pada patah serta las-las nya putus , kayu balok besar yang melintang di ambil dari HTI dulu yang kita pasang udah pada lapuk / patah ,” kata Gimang lagi .
Gimang berharap sekali , agar pemerintah sesegera mungkin untuk membangun jembatan Cindur tersebut , baik dari pemerintah daerah , provinsi maupun Pusat , sebab jembatan tersebut urat nadi perekonomian masyarakat untuk membawa hasil panen maupun Produksi lainnya , maupun mobil pembawa sembako , matrial Bangunan , sebab semenjak jalan tersebut yang muatan besar saat ini , tidak bisa melewati jembatan sindur harus mutar ke simpang pujud / Rohil menuju ke arah Mahato ( Rohul ) juga Paluta , akibat kan harga -harga sembako / matrial Bangunan , semua nya pada naik dan akan merugikan masyarakat yang ekonomi nya menengah ke bawah ,” ucap Gimang dengan sangat prihatin sekal.
Gimang ucapkan terima kasih kepada pihak perusahaan Ram – Pabrik, yang ikut peduli ikut membantu atas terlaksananya kegiatan kita ini , terkhusus pabrik brondolan PT . APS , Ram MSP , PT KAS / Genk dan pihak lainnya yang telah ikut ber partisipasi dalam hal ini ,” tutupnya .
( EYT )









Komentar