TKN94.COM,Bireuen,– Sekolah bukan hanya tempat untuk menuntut ilmu, tetapi juga memiliki peran dalam membentuk karakter siswa, termasuk membiasakan mereka untuk menjalankan ibadah. Namun, di SMKN 1 Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, ketiadaan musholla menjadi kendala bagi guru dan siswa dalam melaksanakan salat saat jam sekolah.
Sejak berdiri pada 13 Oktober 2011, sekolah ini belum memiliki musholla, sehingga para guru dan siswa terpaksa mencari tempat seadanya untuk beribadah. Kepala SMKN 1 Simpang Mamplam, Drs. Fadhli, M.M, mengaku telah berupaya mengajukan anggaran untuk pembangunan musholla, tetapi hingga kini belum ada realisasi.
“Saya sudah empat tahun menjabat sebagai kepala sekolah di sini. Sejak awal, saya melihat bahwa sekolah ini belum memiliki musholla. Kami sudah berusaha mengajukan anggaran, tetapi sampai saat ini belum ada kejelasan,” ujar Fadhil saat ditemui awak media, Sabtu (22/2/2025).

Fadhli menambahkan bahwa kondisi ini membuat dirinya prihatin, di saat para siswa mengadakan Pengajian Rutin setiap Jumat di halaman sekolah di bawah pohon saya sangat prihatin melihat siswa kesulitan dalam menjalankan ibadah dengan nyaman.Ia berharap pemerintah segera memberikan perhatian agar pembangunan musholla bisa direalisasikan.
“Kami sangat berharap adanya musholla di sekolah ini agar guru dan siswa bisa beribadah tanpa harus mencari tempat lain. Ini juga penting untuk mendukung pembentukan karakter siswa,” tambahnya.
Ironisnya, meskipun belum memiliki musholla, SMKN 1 Simpang Mamplam justru menjadi salah satu sekolah percontohan dalam berbagai program pemerintah. Salah satunya adalah program ketahanan pangan melalui penanaman bibit jagung yang sejalan dengan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto.
Dengan statusnya sebagai sekolah percontohan, diharapkan pemerintah dan pihak terkait bisa segera turun tangan untuk memenuhi kebutuhan dasar sekolah ini, salah satunya dengan membangun musholla agar para guru dan siswa bisa beribadah dengan lebih khusyuk dan nyaman.
( Chan )










Komentar