Salah satu guru P3K di SDN di kualuh selatan Desa tanjung pasir di duga tidak memenuhi syarat

Target kasus new 94 com

Labura Sumut
Berdasar dari beberapa informasi sumber yang di himpun awak media ini menjelaskan bahwa salah satu guru SDN di kualuh selatan in diduga tidak memenuhi syarat jadi guru P3K pengangkatan thn 2025 , yang mana menurut penjelasan beberapa Nara sumber tersebut mengatakan selain tidak pernah masuk mengajar , wisuda S1 di tahun 2022 , nah dari impormasi ini mana mungkin dapat gelar S1 di tahun 2024 dan di 2025 sudah di angkat jadi guru P3K

Untuk menindak lanjuti permasalahan dan ke akuratan dugaan ini awak media bersama rekan menyambangi SDN ini untuk konfirmasi langsung kepada yang bersangkutan (MN) guru yang bersangkutan mengatakan kepada awak media ini bahwa beliau (MN)mendapa gelar S1 di 2022 dan masuk sebagai guru dan langsung terdaftar di Dapodik di tahun itu juga dan dia (MN) menjelas kan walau pun dia kuliah mengambil S2 di pakultas UIN dia tetap aktif mengajar 3 hari dalam seminggu di sekolah SDN itu mulai dari hari Kamis sampai sabtu dan( MN) hanya mengikuti kuliah 2 Hari dalam seminggu dan setiap hari rabu di berangkat dari medan ke labura selama masa kuliahnya

Kepala sekolah mengamini keterangan (MN) yang mana menurut kepala sekolah SDN ini bahwa ( MN) selain anggotanya MN adalah putri kandung nya sendiri

Dari simpang siur nya informasi dugaan ini kepala Divisi pendidikan LSM Teropong Keadilan dan Hukum menyurati pihak terkait untuk menyelidiki dugaan ini
HP/tim

Komentar