Danramil 11/Tambusai Bersama Upika Adakan Giat ,”Apel Gelar Kesiapan Antisipasi KARHUTLA.

TKN.com,Tambusai .Kapten Inf ANAPISON ,SH bersama 8 orang Anggota adakan kegiatan ” Apel gelar kesiapan antisipasi Karlahut diwilayah Kec Tambusai,

Pada Rabu ( 3 Juni 2026 ) pukul 09.00 Wib , bertempat di halaman kantor Camat Tambusai Kabutan Rokan Hulu Prov. Riau.

 

Turut hadir :

Camat Tambusai Muammer Qhadafi,S.Sos,

Danramil 11/Tambusai, Kapten Inf Anapison, SH beserta Anggota, Kapolsek Tambusai, Iptu Sirait beserta anggota., Kepala UPT KPH beserta Anggota, Relawan Peduli Api (MPA), BPBD Kecamatan Tambusai, Manggala APNI, Pihak perusahaan , Para Kades kecamatan Tambusai

 

” Pada kesempatan Apel, Danramil 11/Tambusai penyampaikan arahan bahwa pentingnya kegiatan apel gelar ini dilaksanakan untuk kolaborasi dan meningkatkan sinergitas tingkat Kec. Tambusai dalam rangka antisipasi terjadinya karlahut diwilayah ,” katanya.

 

“Perlu dukungan semua pihak dalam antisipasi terjadinya Karlahut, meningkatkan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat untuk membuka lahan tidak dengan membakar , menyampaikan regulasi Hukum terkait adanya unsur kesengajaan dalam karlahut dan akan ditindak tegas ,” ucapnya lagi .

 

Danramil Kapten Anapison lebih lanjut katakan , bahwasanya kegiatan apel ini dilaksanakan dalam rangka Antisipasi kemarau Panjang

– Meningkatnya El Nino

– Pentingnya kerjasama Para Unsur dlm antisipasi Karlahut, Himbauan untuk tidak membakar lahan karena situasi cuaca yang semakin panas ,” ulasnya .

 

” Antisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karlahut/Karhutla) di wilayah rawan seperti Riau harus dilakukan melalui pencegahan dan deteksi dini. Langkah utamanya meliputi tidak membuka lahan dengan cara dibakar, menjaga kelembaban tanah gambut dengan manajemen air, serta pelibatan aktif masyarakat dan aparat.

 

“Berikut adalah langkah-langkah strategis untuk mengantisipasi Karhutla secara menyeluruh:

Pencegahan di Tingkat Tapak (Masyarakat & Petani)Hindari Membakar Sampah: Jangan membakar sampah atau sisa tebasan di lahan atau hutan sembarangan, terutama saat musim kemarau dan angin kencang

 

.”Pengelolaan Lahan Tanpa Bakar: Gunakan metode pembukaan lahan yang ramah lingkungan seperti mekanisasi (traktor) atau menggunakan cairan pengurai kompos.

 

“Pembuatan Sekat Bakar: Buat parit atau jalur pemisah (sekat bakar) di sekeliling area lahan untuk mencegah api meluas jika terjadi kebakaran ,” ungkapnya menutup.

 

Kegiatan berjalan dengan aman ,lancar , dan sukses sampai akhir .

 

( Eyt )

Komentar