Warga Pekong Banjar Agung Keluhkan Penumpukan Sampah dan Suara Bising SPPBE

TKN94.COM, Tanggamus, Lampung – Warga Pekong Banjar Agung Udik, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, mengeluhkan kondisi lingkungan sekitar SPPBE (Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji) yang dianggap mengganggu kenyamanan. Penumpukan sampah, bau tidak sedap, dan suara bising dari mesin SPPBE menjadi sorotan masyarakat.

Hw, salah seorang warga, menjelaskan bahwa sejak beberapa bulan terakhir, aktivitas SPPBE menyebabkan sampah menumpuk di sekitar area. Dan bukan tanah milik SPPBE.

“Sudah merasa tidak nyaman dengan adanya penumpukan sampah dari SPPBE yang ada di pekon kami. Dan suara bising bahkan beberapa hari lalu ketika ada pengisian terdengar seperti suara ledakan, membuat kami semakin takut, dan suara mesin dari SPPBE sangat mengganggu,” ujarnya.

Selain itu, Ka menambahkan, warga juga merasa dirugikan karena SPPBE tidak memberikan kontribusi kepada masyarakat setempat.

“Sudah beberapa tahun tidak ada kontribusi ke masyarakat Pekon kami, kontribusinya kebisingan ini lah, seperti bapak dengar sekarang,Kami berharap pihak terkait bisa menindaklanjuti agar hak-hak warga juga diperhatikan,” jelasnya.

Sementara itu, kr, warga lainnya, meminta pihak Dinas Lingkungan Hidup Tanggamus untuk mengecek status perizinan dan kelayakan lingkungan SPPBE tersebut.

“Kami memohon agar Dinas Lingkungan Hidup mengetahui perizinan AMDAL SPPBE, apakah masih berlaku, dan apakah ada uji kelayakan setiap tahunnya,” kata Kr.

Ketiga narasumber berharap, dengan keterlibatan dinas terkait, kegiatan SPPBE dapat diawasi dengan baik, sehingga tidak merugikan warga dan tetap memenuhi standar lingkungan yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pengelola SPPBE maupun Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanggamus terkait keluhan warga. ( Team Liputan )

PEMKO BINJAI

Komentar