Razia SATLANTAS Polres Samosir Tuai Sorotan,Sebuah truk kayu DIDUGA “Lolos Istimewa”

TKN94.COM,//Samosir-Kinerja Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Samosir kembali menjadi sorotan publik.

Razia yang digelar di kawasan Simpang Tiga Onan Pangururan, persis di depan Bank Sumut pada Rabu (27/8/2025), justru menimbulkan dugaan tebang pilih dalam penegakan aturan.

Pantauan awak media di lokasi, razia yang dipimpin Kasat Lantas AKP Natanail Surbakti tampak berjalan ketat terhadap pengendara sepeda motor dan angkutan umum. Namun, di sisi lain, sebuah truk bermuatan balok kayu berhasil melintas tanpa hambatan berarti.

Padahal, kendaraan pengangkut kayu jelas termasuk kategori yang wajib dilengkapi dokumen sah sesuai ketentuan kehutanan dan lalu lintas.

Ironisnya, sopir dan kenek truk yang ditemui justru mengaku tak pernah gentar menghadapi razia polisi.

“Kami tidak takut,kalau ditanya punya siapa, tinggal sebut nama toke. Sudah aman,” ujar seorang kenek berinisial Mn.

Nama yang disebut adalah Manogar Nadeak, yang menurut pengakuan mereka merupakan mantan kehutanan. Keterangan itu seolah memperkuat dugaan adanya “backing” yang membuat armada kayu seakan kebal hukum di jalan raya.

Sopir truk berinisial Sima pun mengakui barang tersebut milik Manogar Nadeak. Namun ketika dimintai keterangan mengenai kelengkapan sejenis dokumen, ia memilih bungkam.

Fenomena ini menimbulkan tanda tanya besar: mengapa kendaraan bermuatan kayu yang rawan pelanggaran hukum justru luput dari pemeriksaan, sementara masyarakat biasa ditindak tegas?

Dugaan praktik diskriminatif tersebut dikhawatirkan dapat merusak citra Polres Samosir di mata masyarakat. Penegakan hukum semestinya menjunjung tinggi keadilan dan transparansi, bukan menciptakan kesan pilih kasih.

Kini publik menanti sikap tegas Kapolres Samosir maupun Kasat Lantas AKP Natanail Surbakti.

Tanpa klarifikasi resmi dan langkah nyata, razia lalu lintas bisa dianggap sekadar formalitas yang sarat kepentingan, bukan lagi instrumen penegakan hukum.(Tim).

Komentar