TKN94.COM//Samosir- Keputusan Pemerintah Kabupaten Samosir membatalkan ajang internasional Aquabike Jetski World Championship 2025 dengan alasan efisiensi anggaran memicu gelombang pertanyaan publik dan kritik keras dari pelaku pariwisata,kamis (14/8/25).
Penelusuran dokumen APBD 2025 serta keterangan sejumlah sumber internal mengungkap dugaan pengalihan dana miliaran rupiah dari pos pariwisata ke kegiatan yang minim kontribusi bagi perekonomian daerah.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Samosir, Tetti Naibaho, ketika dimintai penjelasan langsung, hanya memberikan keterangan singkat dan mengirimkan rilis dari media lain tanpa membeberkan detail resmi.
Saat dipertanyakan soal dugaan pengalihan anggaran, yang bersangkutan tidak mampu memberikan bantahan tegas, sehingga kecurigaan publik semakin menguat.
Salah satu sumber internal Pemkab Samosir yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku, pemangkasan anggaran Aquabike bukan sekadar efisiensi, melainkan pengalihan dana untuk kegiatan yang memiliki kedekatan politis dengan beberapa anggota DPRD.
Padahal, data 2024 menunjukkan penyelenggaraan Aquabike Jetski mampu memutar roda perekonomian lokal hingga Rp 7 miliar dalam waktu satu minggu.
Tanpa event ini, pelaku usaha hotel, restoran, transportasi, homestay, hingga pedagang kaki lima kehilangan peluang pendapatan besar.
Salah satu pengusaha homestay, S. Nainggolan, menyebut pembatalan ini sebagai pukulan telak.
“Kami sudah mempersiapkan paket wisata dan kamar untuk tamu internasional maupun lokal,keputusan sepihak ini jelas merugikan banyak pihak,” tegasnya.
Dugaan Alur Pengalihan Anggaran 2025
Berdasarkan data perubahan RAPBD ke APBD final 2025, pos anggaran Aquabike Jetski sebesar Rp 2,1 miliar dipangkas 100%, lalu diduga dialihkan ke:
Perjalanan Dinas: +Rp 850 juta (naik hampir 40% dari 2024)
Kegiatan Seremonial Lokal: +Rp 1,25 miliar (tidak seluruhnya tercantum di kalender resmi Disbudpar)
Potensi Konflik Kepentingan
Penggiat pariwisata R. Silaban menilai pola ini rawan disalahgunakan.
“Ini pola klasik, memangkas kegiatan produktif demi menghidupkan kegiatan berbiaya besar tapi beroutput rendah,” ujarnya.
Kerugian Ekonomi yang Nyata
Tahun 2024, Aquabike Jetski World Championship terbukti:
– Meningkatkan okupansi hotel hingga 60%
– Mendorong transaksi UMKM sebesar Rp 3 miliar
– Menghasilkan perputaran ekonomi Rp 5–7 miliar
Dengan pembatalan ini, sektor pariwisata Samosir diperkirakan kehilangan omset miliaran rupiah.
Tuntutan Audit Khusus
Aktivis LSM dan tokoh masyarakat kini mendesak BPK serta APIP Pemprov Sumut melakukan audit investigasi terhadap belanja pariwisata Samosir 2025.
Langkah ini dinilai penting untuk memastikan apakah efisiensi anggaran benar-benar terjadi atau sekadar tameng untuk manuver politik dan pemborosan.
(Rps/tim)











Komentar