TKN4.COM//Samosir-Pemerintah Kabupaten Samosir terus memperkuat fondasi demokrasi desa melalui penguatan peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai jembatan antara warga dan pemerintah.
Sebanyak 93 anggota BPD dari 17 desa di Kecamatan Palipi resmi dikukuhkan perpanjangan masa jabatannya oleh Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, SE, MM, dalam sebuah upacara di Tanah Lapang Mogang, Selasa (5/8/2025).
Pengukuhan ini tidak hanya mencerminkan kelanjutan tugas formal, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam memastikan keberlanjutan tata kelola pemerintahan desa yang partisipatif, adil, dan berbasis nilai-nilai lokal.
Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimca, perwakilan OPD, kepala desa, dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Wabup Ariston menegaskan bahwa keberadaan BPD adalah representasi nyata dari semangat demokrasi di tingkat akar rumput.
Ia menyebut anggota BPD sebagai “penjaga nilai dan pelindung suara rakyat,” yang diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara aspirasi masyarakat dan arah pembangunan desa.
“BPD bukan sekadar lembaga administratif.
Mereka adalah pilar dalam menjaga harmoni sosial, pelaksana nilai musyawarah, dan mitra strategis kepala desa. Tugas ini mulia, dan harus dijalankan dengan ketulusan serta cinta kepada desa dan budaya kita,” ujarnya.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya menjadikan Pancasila dan falsafah adat Batak sebagai landasan moral dalam setiap pengambilan keputusan.
Kolaborasi yang sehat antara BPD dan pemerintah desa dianggap kunci dalam menyusun peraturan desa yang relevan, membangkitkan kembali semangat gotong royong, serta memperkuat tata kelola berbasis adat dan kearifan lokal.
Lebih jauh, Ariston mendorong anggota BPD untuk aktif berkontribusi dalam menyukseskan program-program pembangunan dari pemerintah pusat hingga kabupaten, khususnya dalam memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi desa.
“Desa adalah pusat peradaban lokal. Maka membangun desa berarti memperkuat akar budaya, ekonomi, dan nilai kebersamaan.
Kita butuh BPD yang progresif, adaptif, dan berintegritas untuk menjawab tantangan masa depan,” tambahnya.
Momentum pengukuhan ini menjadi ajakan bersama untuk memperkuat semangat dalihan na tolu, meneguhkan peran aktif masyarakat dalam pembangunan, dan menjadikan desa sebagai fondasi utama kemajuan Kabupaten Samosir yang berkarakter, bermartabat, dan kompetitif.(Tim).









Komentar