TKN94.COM//Samosir- Menjadi topik trending di sejumlah kalangan masyarakat samosir perihal seorang oknum bidan desa berinisial BB kabarnya berhubungan mesra bersama pria lain (bukan suami), Senin (30/6/25).
Kabarnya, oknum bidan desa berinisial BB telah dipindah tugaskan ke desa lain atas perihal kabar tersebut,namun hingga saat ini belum tau pasti pihak instansi mana yang telah memindah tugaskan oknum bidan desa tersebut.
Belakangan beredar isu bahwasanya oknum bidan desa berinisial BB tersebut dipindah tugaskan ketempat lain atas ikut campur tangannya seorang anggota DPRD Kab.Samosir.
Salah satu warga samosir berinisial NM kepada targetkasusnews menyampaikan,sebenarnya kalau untuk bindes ini udah banyak nya yang tau tentang kabar-kabar dia ini,”sebutnya.
“Apalagi tentang perselingkuhan,di desa aek nauli aja udah pernahnya ketahuan bindes ini sama marga sinurat, makanya dia di keluarkan dari sana,”ungkapnya.
Dari desa aek nauli dipindahkan lah lagi dia ke desa huta tinggi, terakhir ini kami dengar-dengar bermasalah juga nya dia disitu,tapi untuk permasalahannya kami belum tau pasti, karena udah beda desa itu kami,”jelasnya.
Kalau bisa iya,amang (bapak) untuk orang yang bersifat seperti ini harus di usir saja lah dari sini,karena kita tak tau entah apa yang akan terjadi kedepannya kalau orang seperti ini harus masih dipertahankan, jangan nanti sampe jadi ada korban,”lagi katanya.
“Karena pas PARADATON nya kami (acara adat) ke desa huta tinggi,
walaupun kami-kami ini beda desa untuk PARADATON (acara adat) kami masih tetap sama (hadir) makanya kami tau kabar-kabar itu,”tambahnya.
Sementara itu,Oknum bidan desa berinisial BB tersebut mengatakan,iya,,, yang memasukkan saya menjadi bidan desa sianting-anting pak nasib simbolon sama Dr. buah,dan kebetulan dulu pak geby (suami saya) salah satu TS nya (tim suksesnya),”ucapnya kepada targetkasusnews beberapa waktu lalu berlokasi di salah satu warung kopi di sekitaran Mako Polres Samosir.
“Dan pada saat acara-acara bupati dan segala macam,kebutulan kami kompak,”jelasnya singkat.
Selain itu,yang mengeluarkan saya dari desa huta tinggi adalah kepala desa,”ungkapnya.(tim).
NB : targetkasusnews sudah berupaya untuk mencari salah satu anggota DPRD Kab.Samosir tersebut,perihal kebeneran informasi namun belum berhasil,Dan targetkasusnews masih menunggu penjelasan dari salah satu anggota DPRD Kab.Samosir perihal kebenaran informasi tersebut untuk dimuat dalam pemberitaan.









Komentar