K.H. Ahmad Nur: Kedatangan Tamu dari Kementerian untuk Bermunajat Adalah Suatu Kehormatan

Palopo – TKN94
Pondok Majelis Zikir Auliyah Nusantara Palopo – Tanah Luwu kembali mendapat kunjungan istimewa dari dua pejabat kementerian Republik Indonesia. Kehadiran mereka disambut langsung oleh pimpinan pondok, K.H. Ahmad Nur, yang akrab disapa Puan Dato, dengan penuh penghormatan dan rasa syukur.

 

 

Dua tamu kehormatan tersebut adalah Syamsul Qamar, Penelaah Teknis Kegiatan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), serta Dr. Djunaidi, S.Sos., MM, mantan Kepala Basarnas Sulsel yang kini menjabat sebagai fungsional di Kementerian Basarnas RI.

 

 

Dalam sambutannya, K.H. Ahmad Nur menyampaikan bahwa kunjungan dari para pejabat negara bukan hanya bentuk silaturahmi, namun juga menjadi motivasi spiritual bagi para santri di pondok.

 

 

“Kehadiran tamu dari kementerian adalah sebuah kehormatan besar bagi kami. Ini menjadi pengingat bahwa pondok ini memiliki peran dalam membina generasi penerus yang mengemban amanah Allah untuk berbuat kebaikan,” ujarnya, Jumat (4/4/2025).

 

Ia menambahkan bahwa siapa pun yang datang ke pondok ini akan selalu dianggap sebagai tamu kehormatan.

 

“Kita akan memberikan pelayanan terbaik, karena mereka datang dalam niat yang baik, dan tentu kita ingin perjalanan mereka diberkahi, baik di dunia maupun di akhirat,” lanjutnya.

 

 

Pondok Majelis Zikir Auliyah Nusantara Palopo – Tanah Luwu, yang beralamat di Jalan Puang H. Daud, Kelurahan Tompotikka, Kecamatan Wara, Kota Palopo, telah berdiri sejak tahun 2007. Selama hampir dua dekade, pondok ini konsisten menjadi tempat pembinaan spiritual yang melahirkan banyak cendekiawan muslim dan tokoh masyarakat yang berakhlak.

 

Puan Dato juga mengungkapkan bahwa pondoknya telah lama menjadi tujuan para tokoh penting.

 

“Sudah banyak pejabat tinggi yang berkunjung ke sini. Dari calon gubernur, bupati, hingga pejabat nasional lainnya. Bahkan sebelum mereka menjabat, mereka sudah datang ke pondok ini,” ungkapnya.

 

Ia berharap ke depannya pondok ini semakin dikenal dan dikunjungi oleh lebih banyak orang yang ingin memperdalam ilmu zikir dan nilai-nilai spiritual.

 

 

“Insya Allah, Pondok Majelis Zikir ini akan terus menjadi tempat yang diberkahi dan membawa manfaat bagi umat,” tutupnya.

(Asmal & Chan )

Komentar