Bireuen, TKN94
Musyawarah Daerah (MUSDA) perdana Gerakan Rakyat Kabupaten Bireuen yang digelar pada Selasa, 8 April 2025, di lantai dua Cek Dun Café, menjadi momen penting bagi organisasi yang baru berkembang ini. Dalam forum tersebut, Darmansyah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Rakyat Bireuen.
Ketua Panitia MUSDA, Zakaria Ismail, yang juga ditunjuk sebagai Sekretaris DPD, menyampaikan bahwa MUSDA bukan hanya ajang pemilihan pengurus, melainkan langkah awal untuk memperkuat fondasi organisasi.
“Agenda ini adalah langkah awal membangun soliditas internal dan merumuskan arah perjuangan Gerakan Rakyat ke depan,” ujar Zakaria dalam laporannya.
Lebih dari 30 peserta hadir dalam forum tersebut, termasuk perwakilan dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Aceh dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Acara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.
Mewakili Ketua DPW Gerakan Rakyat Provinsi Aceh, Anwar, S.E., memberikan apresiasi atas terselenggaranya MUSDA perdana ini. Ia menilai kegiatan tersebut penting dalam memperkuat eksistensi ormas hingga ke lapisan masyarakat terbawah.
“Kami berharap struktur Gerakan Rakyat bisa terbentuk di seluruh kecamatan di Bireuen, agar program sosial dan advokasi benar-benar menyentuh masyarakat secara langsung,” harap Anwar.
Gerakan Rakyat sendiri merupakan organisasi masyarakat yang dideklarasikan pada 2023 di Jakarta Selatan menjelang Pilpres, diprakarsai oleh Anies Baswedan. Ormas ini membawa visi perubahan sosial berbasis kekuatan rakyat.
Senada, Rosnaini Rusli dari DPP Gerakan Rakyat menegaskan bahwa organisasi ini hadir sebagai saluran aspirasi rakyat dengan nilai-nilai keadilan dan keberpihakan kepada masyarakat kecil.
“Gerakan Rakyat adalah wadah perjuangan untuk perubahan dan kesejahteraan. Bireuen harus menjadi salah satu poros kekuatan itu,” ujarnya.
Dalam MUSDA tersebut, Darmansyah resmi ditetapkan sebagai Ketua DPD Gerakan Rakyat Kabupaten Bireuen. Ia akan didampingi oleh Zakaria Ismail sebagai Sekretaris dan Bustam Nazar sebagai Bendahara. Susunan kepengurusan lengkap direncanakan rampung dalam sepekan, sebelum disahkan melalui SK dari DPW Aceh.
Dalam pidato perdananya, Darmansyah mengungkapkan rasa terima kasih atas amanah yang diberikan dan menegaskan komitmennya untuk memajukan Gerakan Rakyat Bireuen.
“Ini adalah amanah besar. Saya siap bekerja bersama seluruh jajaran pengurus untuk membawa organisasi ini tumbuh, progresif, dan membumi,” tegasnya.
Darmansyah juga menargetkan pembentukan kepengurusan di 17 kecamatan se-Kabupaten Bireuen dalam waktu dekat, sebagai langkah konkret memperluas jangkauan organisasi.
“Kesuksesan tidak bisa diraih sendiri. Hanya dengan kebersamaan dan kerja kolektif, kita bisa mewujudkan tujuan besar organisasi ini,” pungkasnya penuh semangat.
(Chan & Tim)
















Komentar