TKN94.COM Bekasi Raya Target Kementerian Pekerjaan Umum dan Pekerjaan Rakyat (PUPR) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) terus mengupayakan penyelesaian konektivitas Jalan Tol baru yang ada di wilayah Jawa Barat yakni Jalan Tol Jakarta – Cikampek II Selatan sepanjang 61,8 Km. (sumber BPJT.pu.co.id)
Pada kunjungannya beberapa waktu lalu, Komisi V DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Spesifik meninjau langsung progres pembangunan Jalan Tol Jakarta – Cikampek II Selatan yang dihadiri langsung oleh ketua tim rombongan sekaligus Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras didampingi Staf Ahli Menteri PUPR bidang Hubungan Antar Lembaga, K.M. Arsyad, Direktur Jalan Bebas Hambatan Bina Marga Triono Junoasmono, Sekretaris Badan Pengatur Jalan Tol Apri Artoto, dan Direktur Utama PT. Jasamarga Japek Selatan Charles Lendra.
Direktur Jalan Bebas Hambatan Bina Marga Triono Junoasmono saat memberikan penjelasan kepada rombongan Komisi V DPR RI mengatakan pembangunan Jalan Tol Jakarta – Cikampek II Selatan dilakukan secara bertahap.
Dalam penjelasannya dikatakan Triono untuk Paket 2 yang menghubungkan Setu – Sukaragam – Sukabungah saat ini sudah mulai dalam tahap konstruksi dan pembebasan lahan yang ditargetkan selesai pada Kuartal 1 2025 mendatang dan Paket 2 terbagi menjadi Paket 2A Setu – Sukaragam (10,50 Km) dengan progres konstruksi 10,36?n 2B Sukaragam – Sukabungah (13 Km) dengan progres konstruksi 17,06%.” Paparannya.
Masih Triono, kemudian yang terakhir pada Paket 1 yang menghubungkan Jatiasih – Setu sepanjang (7,25 Km) ditargetkan selesai konstruksinya setelah tahun 2024 yakni kuartal 3 tahun 2028,” Ucap Triono.
Triono juga menambahkan, kehadiran Jalan Tol Jakarta – Cikampek II Selatan yang melintasi kota Bekasi, Karawang dan kabupaten Purwakarta dapat menjadi alternatif pengguna jalan dari Jakarta bisa dari Jatiasih langsung ke Purwakarta serta akan tersambung ke akses Pelabuhan Patimban.” Tukasnya.
Dikatakan Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras menambahkan, dirinya berharap Jalan Tol ini dapat semakin mempercepat ke tujuan berkendara masyarakat, Walaupun ada 1 segmen yang saat ini sudah bisa di fungsionalkan pada Paket 3, seharusnya 2024 sudah mulai berjalan pengoperasiannya, namun baru berjalan bertahap,” Tuturnya
Sementara hasil liputan wartawan targetkasusnew.com dilokasi sekitar, warga masyarakat setempat di desa jayasampurna -kecamatan serangbaru kabupaten bekasi jawa barat sangat bergembira dan antusias menyokong pembangunan jalan tol tersebut didaerahnya, hal ini seperti adanya ruang bisnis dengan mengkaitkan prosfek pertanian dan perkebunan karena mengingat lahan daerah yang perbukitan dengan adanya proyek Tol Japek II Selatan 2A dapat mewujudkan keinginannya untuk punya lahan pertanian dengan mengupas tanah agar bisa dibuka lahan pertanian (Sawah dan Kebun) yang akan jadi harapannya ke masa depan untuk peningkatan ekonomi warga.” Ucap tokoh warga setempat H. Sarman.
Berangkat dengan keprofesionalanya dan piawainya sebagai pebisnis dari salah seorang pengusaha yang andil pada Subkontraktor proyek Japek II -Selatan yaitu di bawah naungan bendera perusahan PT LPE, Ginda mengatakan,” Saya berserta management perusahaan bukan semata melihat nilai bisnis untuk mencari prosfek bisnis semata hal ini,melihat aspek yang terkait kemasyarakatan,dan kita dekat dengan pendekatan persuasive untuk dapat memberikan kontribusi nilai sosialisasi edukasi yang Komprehensif dan selalu kooferatif dalam bersosialisasi dengan warga setempat, terbukti seperti halnya dari sosok tokma yaitu pak’ H. Sarman secara tidak langsung mendapatkan vitback dengan adanya pembangunan jalan tol japek II selatan 2A ini demi untuk peningkatan ekonomi keluarganya kedepan, dan saya atas semuanya ini tidak lepas dari bimbingan khusus untuk dapat berbisnis seportif dan profesional dari Abang besar saya sekaligus pemilik LPE PT yang berkat arahan bimbingan dan supportnya saya selalu bersemangat dalam pekerjaan.” Pungkasnya. (Kyt)










Komentar