Diduga sempat menelan korban galian tanah urug desa siamporik kembali beraktivitas

TKN94.COM,Labura,22 Mei 2024. Diduga sempat menelan korban bocah di lokasi galian tanah urug di Desa siamporik, kecamatan kualuh selatan, kabupaten labuhan batu Utara kembali beraktivitas.

sempat ramai di jagat media sosial terkait galian yang diduga tidak mengantongi ijin, yang dikelola oleh cv Raja alam Abadi yaitu penggalian tanah urug tepatnya di desa siamporik kecamatan kualuh selatan kabupaten labuhan batu Utara, terkesan galian ini kebal hukum tak tersentuh APH sedikitpun. bahkan kekerasan pun sempat dilakukan oleh oknum preman kepada mahasiswa saat lakukan aksi damai dilokasi galian tersebut pada tanggal 14-9-2024, mahasiswa tersebut menuntut agar galian tersebut dihentikan kalau tidak memiliki ijin resmi derhubung dampak abu yang disebabkan galian tersebut sangat meresahkan masyarakat.

sempat mandek beberapa minggu galian c didesa siamporik tersebut kembali aktif beraktivitas dengan menggandeng nama PRIMER KOPRASI BADAN PERADILAN MILITER dan disertai dengan nama cv Raja alam Abadi, dan tanah urug tersebut di buang kelokasi pekerjaan tanah timbun dijalan menuju kualuh hilir. Bahkan diduga tanah tersebut juga dijual untuk menimbun pabrik asui dengan harga jual tanah 45000/ ton

Beberapa bulan lalu sempat terjadi insiden kecelakaan terhadap anak bocah dilokasi galian tersebut diduga anak tersebut penyandang Disabilitas, Hal tersebut dibenarkan salah satu warga yang namanya enggan disebutkan beliau sebutkan ” benar bang bahwa sanya memang ada kejadian dilokasi tersebut korban tersebut seorang bocah anak dari yang punya warung itu. dan korban itu meninggal dunia, tapi setahu saya sudah damai orang itu sama mobil yang menabrak itu bang.20 juta katanya perdamaiannya. mayat itu diangkat langsung ambiulan desa siamporik dan dibawa ke RSUD Aek kanopan” pungkas warga benarkan kejadian insiden tersebut.

kejadian inipun menuwai sorotan tajam yang akibatkan adanya korban jiwa dari oknum pelaku kegiatan dan juga pemberi pasilitas untuk adakan galian tersebut. sehingga awak media mengkonfirmasi salah satu perangkat Desa siamporik inisial AS dan sekaligus anak dari kepala desa, namun angga tersebut enggan berikan tanggapan mengenai inseden tersebut sembari berkata ” tak tahu aku kejadiannya gak ada dikasi tahu orang itu.tapi tanah itu tanah oppung kami.” pungkas angga

namun ironisnya diduga angga menutup-nutupi kejadian tersebut padahal mobil yang digunakan mengangkat korban adalah ambulan kepala desa, sesuai dengan ucapan warga saat dikonfirmasi beberapa minggu lalu.

Team /JP TKN. Com labura

PEMKO BINJAI

Komentar